hpn2020
×

Peringatan

JUser: :_load: Tidak dapat memuat pengguna denga ID: 675
Regional
Regional

Regional (162)

Alasannews.com, Malang-Jatim | Sebagai wujud syukur Kepada Tuhan Yang Maha Esa menyambut HUT TNI ke-74, Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P, M.Si, M.Tr (Han) menggelar acara tasyakuran bertempat di Masjid Sabillul Huda, Singosari, Malang. Jum’at (4/10/2019).
 
 
Tasyakuran itu sebagai wujud rasa syukur dan terima kasih jajaran Divif 2 Kostrad sebagai bagian dari TNI dalam mengabdi dan mendharma bhaktikan kepada masyarakat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
 
“Acara tasyakuran merupakan kegiatan penuh dengan syarat makna serta dimaksudkan untuk mengingatkan kepada setiap prajurit di dalam menerima nikmat untuk dapat selalu mensyukurinya, baik kepada Tuhan Yang Maha Esa, sesama, maupun para pendahulu TNI serta semua pihak yang telah berjasa membesarkan nama baik TNI,” terang Pangdiv. Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P, M.Si, M.Tr (Han) dalam sambutannya.
 
Pangdiv mengharapkan kepada seluruh lapisan untuk selalu bersama-sama dalam semangat kebersamaan dan kekeluargaan serta kegotong-royongan didalam bertugas sehingga akan dapat menutup usaha dari pihak manapun yang ingin menciptakan suasana ketidak stabilan.
 
Tasyakuran juga bermaksud untuk mendoakan NKRI agar dijauhkan dari bencana. Berharap Bangsa Indonesia diberikan keamanan, kemakmuran serta kedamaian. 
 
 
Hadir memberi tausiah dalam acara itu, Ustad Habib Abubakar. Pada kesempatan itu beliau menjelaskan tentang makna  selamatan karena penyelenggara selamatan ingin mendapatkan keselamatan dan dinamakan tasyakuran karena ada nikmat yang diperoleh.
 
Puncak tasyakuran ditandai pemotongan nasi tumpeng oleh Pangdivif 2 Kostrad yang diberikan kepada Kopral Kepala Mustam. Ia mendapat kehormatan dari Paglima karena tidak lama lagi akan memasuki masa MPP. 
 
Turut hadir pada tasyakuran itu, Kasdivif 2 Kostrad, Asren Divif 2 Kostrad, para Asisten Kasdivif 2 Kostrad, Dandenma Divif 2 Kostrad, Dandenhub Divif 2 Kostrad, Dandenpal Divif 2 Kostrad seluruh Perwira Staf Divif 2 Kostrad, Ketua Kartika Chandra Kirana Koorcab Divif 2 PG Kostrad dan Wakil Ketua Kartika Chandra Kirana Koorcab Divif 2 PG Kostrad beserta pengurus...........(Ma'ruf Asli)
 
Sumber: Pendiv 2
Jumat, 27 September 2019 05:50

Urip Halim: Pariwisata Butuh Kesadaran

Ditulis oleh

Alasannews.com, Surabaya | Tidak bisa disangkali, potensi alam yang lebih belum tentu bisa mensejahtrakan masyarakat. Kesadaran dan kualitas sumber daya manusialah penentu segalanya.

Demikian kesimpulan Kepala Dinas Pariwisata Tolitoli, Urip Halim dalam suatu wawancara dengan reporter alasannews.com, dalam perjalanan baliknya dari study banding tim pariwisat Tolitoli, di Gunung Kidul, Jumat (26/9).

Secara gamblang Urip menggambarkan, bahwa potensi alam Tolitoli lebih darpada Gunung Kidul. Daerah mereka--Gunung Kidul--itu rata-rata gersang. Tapi, dibalik kegersangan itulah, mereka membangun kesadaran dengan menjngkatkan sumber daya manusianya, sehingga bisa menciptakan daerah mereka menajdi daerah wisata yang tersohor.

"O kalau bicara alam, kita--Tolitoli--lebih dari mereka," tandas Urip yang didampingi Kepala Seksi Industri Pariwisata, Masnawir dan Kepala seksi Pemberdayaan masyarakat, Naslim, Ahyar Tauhid staf bidang Pengembangan Destynasi dan Alidrus dari Bumdes Desa Ogotua, Dampal Utara Tolitoli.

Menurut Urip, dua hal yang harus segera kita benahi di Tolitoli pertama, membangun kesadaran akan nilai tambah terhadap pengembangan kepariswisataan dan kedua, sumbr daya manusia bidang pariwisata harus lebih dtingkat.

Selain kedua hal utama itu, koordinassi lintas OPD agar sebahasa dalam mengembangkan Tolitoli sebagai destynasi. 

Mengaca dsri Gunung Kidul, pertaniàn pun mereka desain bagaimana rupa menjadi objek wisata, seperti pembangunan perkebuna  durian. "Saya benar-benar tercengang, melihat kebun durian yang ramai menjadi objek wisata," papar Urip.

Bukan cuma itu, banyak hal yang akan segera saya laporkan kepada bapak bupati Moh Saleh Bantilan, agat keinginan beliau Tolitoli menjadi destynasi bisa diwujudkan dengan melibatkan OPD terkait, katanya.

Menurut catatan alasannews.com, membangun pariwisata ibarat membangun sebuah invasi dengan keatifitas yang tinggi dalam memanfaatkan potensi sekitar. Ada banyak hal disekitar kita lebih, tapi inovasi dan kreativitas kita yang tidak ada.

Insan pariwisata, harus melek dalam hal inovasi dan kreativitas. Dengan yang tak kala penting dukungan pemerintah dan legislatif, pungkas Urip.

Puan

Selasa, 24 September 2019 07:27

Igo Kleden Dilantik Jadi Ketua MOI Bali

Ditulis oleh

Igo Kleden Dilantik Jadi Ketua MOI Bali

Alasannews.com, Bali | Menjelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perkumpulan Media Online (MOI) yang rencananya akan digelar di Jakarta, Nopember, MOI Bali mempercepat pelantikannya.

Dari undangan yang dikirim lewar WA, rencananya pelantikan itu akan berlangsung di Best Westen Hotel, Kuta, Bali, Kamis, 26/9.

"Mudah-mudahan semua berjalan lancar. Tidak ada kendala," pinta Igo Kleden, Ketua MOI Bali dalam Wa-nya pada media ini

Selain pelantikan, sesuai susunan acara, juga akan dilakukan Nota Kesepahaman (MOU) antara MOI Bali dengan Rotary
Club Bali Benoa, Peradi Bali dan BPD Ashl Unda Anyar.

"Kita akan jalin sinergisitas dengan lembaga lain, biar MOI Bali booming," tambah Igo, jurnalis NTT yang kini menetap di Bali.

Dia berharap, terbentuk dan dilantiknya MOI Bali, menambah amunisi MOI agar menjadi konsituen Dewan Pers. Terlebih, beberapa pengurusnya, punya komunikasi yang baik dengan beberapa anggota Dewan Pers.

"Semoga kita jadi bagian Dewan Pers," tandasnya.

Rudi Sembiring, Ketua Umum MOI menyambut baik pelantikan MOI di Bali, sekaligus menandakan MOI siap menyongsong beberapa program kerja yang harus direalisir.

"Nanti di Rakernas kita godok semua," tandas lelaki asal Batak Karo yang juga pengusaha media digital dengan artisnews.com

Rencananya pelantikan MOI Bali akan dihadiri oleh Ketua DPW, seperti Riau, Jawa Barat, Lampung, Jakarta, Maluku, Jawa Timur dan NTT, Kalbar serta beberapa pendiri MOI, seperti Taufiq Rachman, Binsar Siagian, Fery Rusdiono. Jro Made Supatra, tokoh pariwisata di Bali sangan mengapresiasi kehadiran MOI

"Saya senang sekali MOI Bali dilantik. Terlebih pelantikan ini ada diskusi
terbatas tentang Peran Media Massa dalam Memerangi
Sampah Plastik Untuk Menunjang Pariwisata Bali," Jro memberi acungan jempol yang pernah menjadi Dewan Penasehat Perhimpunan Hotel dan Restoran Bali.

Menurut Jro, yang saat ini pembina Perkumpulan Wartawan Online (PWO) Bali yang dinahodai Soni Utama, tema tersebut sangat tepat, mengingat sampah plastik sangat mudah ditemui di pantai dan cafe, tempat kumpulnya wisatawan di Hotel.

"Di sinilah peran media memberikan dampak sampah plastik," ujarnya.

A. Nazaro, Ketua MOI Riau berharap pelantikan MOI Bali memberi inspirasi kepada DPW lainnya untuk mempersiapkan pelantikan, sekaligus mensolidkan pengurusnya.

"Setelah Bali, mungkin Maluku akan menyusul," ujarnya yang menyatakan siap wara wiri Jakarta Riau demi pengurusan MOI jadi konsituen Dewan Pers.

Puan

Senin, 23 September 2019 11:05

Polisi Duga, Rusuh Wamena Manfaatkan Sidang Umum PBB

Ditulis oleh

Foto: ruang sidang PBB di new York

Alasannews.com, Jakarta | Polisi menduga massa aksi demo yang rusuh di Wamena, Papua memanfaatkan momentum Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Berlangsung di New York, Amerika Serikat, berikut gambaran keberjalanan Sidang Majelis Umum PBB tersebut.

Rangkaian Sidang Majelis Umum ke-74 PBB (United Nations General Assembly-UNGA) sebenarnya sudah simulai sejak 17 September 2019 yang lalu. Hari ini, Senin (23/9), adalah hari pertama High Level Week di mana pemimpin berbagai negara berkumpul di Markas PBB di New York.

Para pemimpin negara akan menyampaikan pernyataannya masing-masing dalam General Debate yang dimulai pada Selasa (24/9). Pernyataan tiap pemimpin negara disampaikan bergantian hingga Jumat (27/9).


Selama High Level Week pula, para pemimpin negara menghadiri aneka pertemuan bilateral dan beberapa pertemuan terkait tema Sidang Majelis Umum PBB.puan/detik.com

 

Jumat, 20 September 2019 14:06

Media Australia Soroti Pasal di RUU KUHP

Ditulis oleh

Alasannews.com, Canberra | Kalangan media di Australia hari Jumat (20/9/2019) menyoroti kontroversi salah satu pasal dalam RKUHP berpotensi mengancam kedatangan para turis asing ke Bali bila diloloskan oleh DPR.

Kontroversi Pasal PerzinahandiKUHP
Mereka yang melakukan persetubuhan dengan orang yang bukan suami atau istrinya dipidana karena perzinaan dengan pidana penjara satu tahun
Turis asing yang mengunjungi Bali bisa dikenai juga pasal serupa
Departemen Luar Negeri Australia sudah mengeluarkan peringatan perjalanan berkenaan dengan kemungkinan lolosnya pasal tersebut
Pasal yang berkenaan dengan hukuman bagi mereka yang tidak menikah namun tinggal bersama, tindakan yang bisa dilaporkan ke polisi dan pelakunya bisa dikenai hukuman penjara

"Perubahan hukum bisa menghancurkan turisme di Bali" demikian judul berita koran The Age di Melbourne dan The Sydney Morning Herald (SMH) di Sydney yang merupakan bagian dari kelompok media Fairfax.

Koran lainnya The Daily Telegraph yang merupakan bagian dari kelompok News Group juga menulis hal serupa.

"Jangan pergi: Warga Australia Disarankan Hindari Bali" tulis beritanya.

Dampak dari kemungkinan lolosnya pasal perzinahan tersebut adalah bahwa turis asing termasuk dari Australia yang tidak menikah atau belum menikah bisa dikenai pasal tersebut ketika mereka berlibur ke Bali atau daerah wisata Indonesia lainnya.

Kekhawatiran tersebut tampaknya nyata, dengan situs peringatan perjalanan di Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) sudah diperbarui dengan memasukkan peringatan agar turis berhati-hati dengan kemungkinan pasal tersebut diloloskan pekan depan.

"Kami memperbaiki peringatan perjalanan dengan memasukkan informasi baru mengenai kemungkinan perubahan pada UU Hukum Pidana Indonesia."

"Perubahan UU itu akan mulai berlaku dua tahun setelah UU tersebut disahkan," demikian peringatan DFAT yang dibuat hari Jumat (20/9/2019).

Berbagai kedutaan asing di Indonesia diperkirakan juga sedang menunggu dan melihat apakah pasal tersebut akan diloloskan oleh DPR minggu depan, sebelum mengeluarkan peringatan perjalanan.

The Age dan SMH mengutip Prof Tim Lindsay dari Universitas Melbourne mengenai dampak dari pasal perzinahan tersebut kalau diloloskan.

"Apakah turis harus membawa surat nikah ketika mereka berkunjung ke Indonesia?" kata Prof Lindsay.

Prof Lindsay yang juga adalah Direktur Centre for Indonesian Law, Islam and Society di universitas tersebut mengkhawatirkan dampak dari pasal tersebut yang bisa digunakan oleh pihak tertentu untuk pemerasan terhadap warga asing.

"Warga asing bisa menjadi sasaran pemerasan. Akan mudah sekali bagi polisi di Bali mengatakan anda tidak menikah, anda harus membayar. Ini besar kemungkinannya terjadi," kata Prof Lindsay seperti dikutip the Age.


Peringatan dari berbagai Kedutaan Asing di Indonesia
Seorang pengamat lain Aaron Connelly yang bekerja di lembaga pemikir International Institute for Strategic Studies di Singapura mengatakan bila pasal tersebut diloloskan, maka dampaknya terhadap kedatangan turis asing ke Bali dan daerah lainnya akan besar.

Padahal Presiden Jokowi dan jajaran Pariwisata sedang berusaha menjual destinasi baru selain Bali agar menarik lebih banyak turis datang.

"Kedutaan Asing di Jakarta secara diam-diam sudah memberitahu anggota DPR bahwa mereka akan mengeluarkan peringatan perjalanan dan liputan media asing akan buruk soal ini. Namun pendapat mereka tampaknya tidak diperhatikan," kara Connelly.

"Saya kira para anggota parlemen tidak mengerti bahwa pasal ini tidak berlaku untuk turis asing, namun mereka mereka tidak mengerti itu akan berdampak pada pariwisata."

Menurut The Age, di Denpasar beberapa turis asing yang diwawancarai mengatakan bahwa mereka akan menghindari untuk datang ke Bali bila pasal dalam UU tersebut disahkan.

Turis perempuan asal Inggris Rose Hughes dan pacarnya Jake Rodgers yang berasal dari Norwich mengatakan mereka tidak akan datang lagi bila ada perubahan aturan mengenai perzinahan tersebut.

PUAN/detik.com

Jumat, 20 September 2019 05:38

Unras "Gerakan 20 September" di Depan Gedung DPR

Ditulis oleh

foto:ilustrasi

Alasannews.com, Jakarta |  Aksi demo bertajuk 'Gerakan 20 September' akan digelar di depan gedung DPR-MPR, Jakarta siang ini. Polda Metro Jaya sudah menyiapkan 2 ribu personel gabungan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa tersebut.

"Kita sudah siapkan personel untuk mengawal unras (unjuk rasa) di depan gedung DPR siang nanti. Sekitar 2 ribu personel gabungan kita turunkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Jumat (20/9/2019).

Argo mengatakan pengamanan demo itu dilakukan oleh personel gabungan. Baik dari TNI-Polri hingga Pemprov DKI Jakarta diterjunkan.

"Dua ribu personel itu gabungan dari TNI-Polri dan unsur pemerintah daerah ya," tegas Argo.

Bagaimana dengan rekayasa lalu lintas?

Untuk rekayasa lalu lintas sendiri, Argo tidak menjelaskan apakah ruas jalan di sekitar gedung DPR akan ditutup atau tidak. Rekayasa lalu lintas disebutnya bersifat situasional.

"Untuk rekayasa lalin situasional ya," kata Argo.

Diketahui, aksi unjuk rasa siang ini akan berlangsung di depan gedung DPR, Jakarta. Unjuk rasa itu digelar oleh Barisan Emak-Emak Militan Indonesia dan diikuti oleh relawan dan mahasiswa.

Aksi itu bertajuk 'Gerakan 20 September'. Tuntuntan massa, mereka menolak kepemimpinan Jokowi yang disebutnya gagal mensejahterakan rakyat dan mengabaikan kepentingan bangsa.

PUAN/detik.com

Jumat, 20 September 2019 00:46

Pencarian Pesawat Hilang Kontak di Timika, Terkendala Cuaca

Ditulis oleh

Foto:ilustrasi

Alasannews.com, Timika - Pencarian pesawat hilang kontak di Timika, pagi ini kembali dilanjutkan. Dua pesawat yang membawa tim pencarian pesawat Twin Otter DHC6-400 dengan nomor registrasi PK-CDC yang hilang kontak di Papua telah diberangkatkan. Sebanyak 14 orang tim dikerahkan.

Dua pesawat itu adalah Susi Air yang berangkat pada pukul 05.44 WIB dan pesawat milik Carpediem PK CDJ400 yang berangkat pada pukul 06.22 Wit.

Komandan Lanud Yohanis Kapiyau Timika, Letnan Kolonel (Pnb) Sugeng Sugiharto, mengatakan pesawat hilang kontak tersebut tidak memancarkan sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT). Normalnya, pesawat secara otomatis akan memancarkan sinyal ELT jika crash (jatuh).

Menurut Sugeng, kesempatan selamat bagi kru pesawat masih memungkinkan jika terjadi pendaratan darurat. Sebab, pesawat memang tidak memancarkan sinyal ELT jika melakukan pendaratan darurat.

Dalam pencarian hari ketiga ini, tim gabungan TNI-Polri dan Basarnas belum menemui hasil. Faktor cuaca menjadi kendala dalam proses pencarian

"Pagi ini tim telah diberangkatkan dan melakukan pencarian, tapi cuaca buruk dan belum membuahkan hasil, mudah-mudahan siang cuaca membaik," kata Sugeng, Jumat (20/9/2019).

 Sementara itu, pilot Susi Air, Kristopher Moell, yang juga turut membantu proses pencarian menyatakan cuaca di kawasan yang menjadi titik pencarian dilanda hujan dan angin kencang.

"Kemarin bagus, sekarang hujan, angin kencang, cuaca jelek," kata Kristopher.

Tim pencarian tidak bisa melihat secara visual lantaran awan tebal menutupi hampir seluruh kawasan titik pencarian.

Dalam pesawat yang hilang kontak ini terdapat 4 orang terdiri dari 3 kru dan satu penumpang. Pilot bernama Dasep, copilot Yudra, mekanik Ujang dan satu penumpang anggota Brimob Baharada Hadi.

PUAN/detik.com

Kamis, 19 September 2019 14:47

Polisi Ungkap Identitas 4 Anggota KKB yang Tewas Ditembak

Ditulis oleh

Alasannews.com, Banda Aceh | Polisi akhirnya mengungkap identitas ke Empat anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas ditembak setelah terjadi kontak senjata di kawasan Trienggadeng, Pidie Jaya, Aceh. Pelaku tewas termasuk Pimpinan KKB Abu Razak.

Keempat pelaku tewas yaitu Abu Razak (pimpinan KKB), Wan Neraka, Zulfikar, dan Hamdi. Sementara satu pelaku Wan Ompong kini diamankan di Polres Bireuen.

Direktur Reserse Kriminal Polda Aceh Kombes Agus Sarjito, mengatakan, kontak tembak dengan KKB terjadi sore tadi sekitar pukul 18.00 WIB. Lima anggota kelompok ini saat itu sedang dalam perjalanan ke Banda Aceh menggunakan mobil Avanza berplat BL 1342 R.

"Anggota melakukan pengejaran kelompok tersebut dan ketika tiba di lokasi terjadi baku tembak. Satgas penindakan KKB akhirnya dapat melumpuhkan kelompok tersebut," kata Agus kepada wartawan, Kamis (19/9/2019) malam, tulis detik.com.

Saat baku tembak terjadi, tiga orang tewas ditempat sementara satu lagi kritis. Namun dalam perjalanan ke rumah sakit, pelaku yang kritis meninggal dunia.

Dalam kontak tembak ini, polisi menyita barang bukti berupa AK 56 lipat, revolver, serta peluru kedua senjata tersebut berjumlah 100 butir. Kelompok ini diduga melakukan penculikan terhadap seorang warga di Bireuen, Aceh.

"Kelompok ini sebelumnya bersembunyi di Bukit Cerana Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen. Mereka yang meras dan ngancam pakai senjata api laras panjang," ujar Agus.

 

PUAN

Kamis, 19 September 2019 13:18

Polisi di Aceh, Tembak 4 Anggota KKB

Ditulis oleh

Alasannews.com, Banda Aceh |  Kontak senjata antara polisi dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terjadi di kawasan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Empat anggota KKB tewas ditembak.

Mengutip detikcom, kontak senjata terjadi pada Kamis (19/9/2019) sore di depan sebuah rumah makan di Trienggadeng. Para pelaku diduga anggota KKB yang melakukan pemerasan terhadap warga.

"4 pelaku meninggal dalam kontak tembak," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Aceh Kombes Agus Sarjito saat dikonfirmasi wartawan.


Keempat pelaku yang tewas saat ini sudah dibawa ke rumah sakit. Polisi belum membeberkan identitas para pelaku.

Belum diketahui pula kronologi peristiwa ini. Polisi menyita senjata api di lokasi baku tembak. "Itu KKB yang meras dan ngancam pakai senpi panjang," jelas Agus. 

PUAN

Kamis, 19 September 2019 09:57

Gempa Berkekuatan 5,6 SR Guncang Tuban Jawa Timur

Ditulis oleh

BMKG mencatat gempa 5,6 5,6 mengguncang wilayah Tuban, Jawa Timur, hari ini. Gempa 

Pusat gempa ini berlokasi di 6.40 LS - 111.84 BT atau tepatnya 58 km BaratLaut Tuban.

Beruntung, gempa tidak berpotensi tsunami, demikian dikutip Tribunnews.com dari akun Twitter BMKG.

"#Gempa Mag:5.6, 19-Sep-19 14:06:31 WIB, Lok:6.40 LS,111.84 BT (58 km BaratLaut TUBAN-JATIM), Kedalaman:656 Km, tidak berpotensi tsunami #BMKG."

Dalam kolom balasan di akun Twitter BMKG, sejumlah netter mengabarkan, gempa terasa hingga Bojonegoro, Denpasar, Lombok, bahkan Yogyakarta.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan terkait kerusakan yang diakibatkan gempa 5,6 yang mengguncang Tuban.

Halaman 7 dari 12
Umroh

Kontak Polisi