Jumat, 27 September 2019 05:50

Urip Halim: Pariwisata Butuh Kesadaran

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(1 Pilih)

Alasannews.com, Surabaya | Tidak bisa disangkali, potensi alam yang lebih belum tentu bisa mensejahtrakan masyarakat. Kesadaran dan kualitas sumber daya manusialah penentu segalanya.

Demikian kesimpulan Kepala Dinas Pariwisata Tolitoli, Urip Halim dalam suatu wawancara dengan reporter alasannews.com, dalam perjalanan baliknya dari study banding tim pariwisat Tolitoli, di Gunung Kidul, Jumat (26/9).

Secara gamblang Urip menggambarkan, bahwa potensi alam Tolitoli lebih darpada Gunung Kidul. Daerah mereka--Gunung Kidul--itu rata-rata gersang. Tapi, dibalik kegersangan itulah, mereka membangun kesadaran dengan menjngkatkan sumber daya manusianya, sehingga bisa menciptakan daerah mereka menajdi daerah wisata yang tersohor.

"O kalau bicara alam, kita--Tolitoli--lebih dari mereka," tandas Urip yang didampingi Kepala Seksi Industri Pariwisata, Masnawir dan Kepala seksi Pemberdayaan masyarakat, Naslim, Ahyar Tauhid staf bidang Pengembangan Destynasi dan Alidrus dari Bumdes Desa Ogotua, Dampal Utara Tolitoli.

Menurut Urip, dua hal yang harus segera kita benahi di Tolitoli pertama, membangun kesadaran akan nilai tambah terhadap pengembangan kepariswisataan dan kedua, sumbr daya manusia bidang pariwisata harus lebih dtingkat.

Selain kedua hal utama itu, koordinassi lintas OPD agar sebahasa dalam mengembangkan Tolitoli sebagai destynasi. 

Mengaca dsri Gunung Kidul, pertaniàn pun mereka desain bagaimana rupa menjadi objek wisata, seperti pembangunan perkebuna  durian. "Saya benar-benar tercengang, melihat kebun durian yang ramai menjadi objek wisata," papar Urip.

Bukan cuma itu, banyak hal yang akan segera saya laporkan kepada bapak bupati Moh Saleh Bantilan, agat keinginan beliau Tolitoli menjadi destynasi bisa diwujudkan dengan melibatkan OPD terkait, katanya.

Menurut catatan alasannews.com, membangun pariwisata ibarat membangun sebuah invasi dengan keatifitas yang tinggi dalam memanfaatkan potensi sekitar. Ada banyak hal disekitar kita lebih, tapi inovasi dan kreativitas kita yang tidak ada.

Insan pariwisata, harus melek dalam hal inovasi dan kreativitas. Dengan yang tak kala penting dukungan pemerintah dan legislatif, pungkas Urip.

Puan

Baca 118 kali Terakhir diubah pada Jumat, 27 September 2019 06:19

Berikan komentar

TULIS PESAN

Umroh

Kontak Polisi