All Stories

Dinas Kesehatan Tolitoli Merubah Strategi Deteksi Dini dan Respons Penanganan Covid-19, Memanfaatkan Kebijakan Bupati Tolitoli Sebagai langkah pencegahan masuknya virus Covid-19 tolitoli dan melihat keseriusan Bupati Tolitoli dalam melindungi masyarakat

Foto : Sosialisasi PKM Baolan

 Tolitoli, Alasanews.id .--

Sebagai langkah pencegahan masuknya virus Covid-19 dan melihat keseriusan Bupati Tolitoli dalam melindungi masyarakatnya dengan me lockdown selama 14 hari wilayah Tolitoli, Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli merubah strategi deteksi dini dan respons penanganan dan pencegahan Covid-19 diseluruh wilayah puskemas kabupaten Tolitoli.

Perubahan strategi ini dilakukan untuk lebih mengefektifkan identifikasi ada atau tidaknya Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dengan Pemantauan (ODP) dan Pasien Dengan Pengawasan (PDP), sesuai dengan petunjuk Kementerian Kesehatan RI.

Ditemui di sela-sela sosialisinya mendampingi Kabid P2 Dinas Kesehatan Nurlaila, Tanri Wulan menjelaskan perubahan ini dilakukan tidak hanya pada Puskesmas tetapi juga pada pintu-pintu masuk wilayah seperti pelabuhan, bandara dan pintu masuk darat, dengan adanya perubahan ini menurutnya akan lebih banyak lagi pemantaun yang akan dilakukan, orang yang terdeteksi mempunyai gangguan kesehatan seperti batuk dan flu saja, datang dari wilayah transmisi lokal sudah harus dipantau selama 14 hari, dan dianjurkan secara tegas untuk mengisolasi diri dirumah.

Sekarang masalahnya sanggupkan kuntitas SDM kita melakukan pelacakan dan pemantauan bila strategi baru ini benar-benar diterapkan, siapkah fasilitas sarana dan prasarana ruang isolasi, wawancara, puskesmas, bandara, dan pelabuhan,  ambulance, perangkat laboratorium, karena hal-hal tersebut membutuhkan sarana dan prasarana memadai, siapkah pelaksana medis dan surveilans melakukan perawatan, pemantauan dan pelacakan dengan jumlah orang yang begitu banyak.

Saat ini orang yang disecreening mamasuki wilayah kabupaten tolitoli berjumlah 6497 orang, belum lagi yang dilaporkan PKM Basidondo bahwa mereka telah melakukan sceering sebelum pelaporan sebanyak 4000 orang. Puskesmas-puseksmas yang berada pada pintu masuk keluar wilayah darat, mencatat screening yang tertinggi, kemudian PKM yang ada diwilayah lainnya tetap memantau kedatangan orang kewilayahnya.

Senada dengan hal tersebut Fadhilah salah seorang pengelola Surveilan Kabupaten menambahkan bahwa upaya yang paling utama dilakukan adalah pencegahan masuknya virus covid-19 ke wilayah tolitoli, kita harus memanfaatkan lockdown wilayah yang diberlakukan Bupati dengan menerapkan secara serius manajemen deteksi dini, karena sepertinya kita memang memerlukan Jeddah untuk memperbaiki diri, dan pemberlakukan ini sangat penting bagi dinas kesehatan untuk memperbaikin manajemennya, respons serta kesiapsiagan dengan membentuk gugus tugas Surveilans yang ada diwilayah-wilayah kecamatan, pengelola Surveilans di dinas kesehatan kabupaten tolitoli saja hanya 2 orang,  sementara di puskesmas hanya 1 orang pengelola, untuk melakukan screening pemantauan harian, pelacakan harian, penyusunan data mentah, validasi, kemudian melakukan pelacakan terhadap OPD, OTG, PDP dan Kontak, pengiriman sampel, sosialisasi, menampilkan laporan, melakukan pelaporan ke kabupaten dan provinsi nampaknya hal itu akan sangat tidak terjangkau, dibutuhkan lagi tenaga asn atau sukarelawan yang dapat membantu kegiatan survailans di puskesmas dan dinas kesehatan yang ter SK kan.

Menurutnya ada 2 hal yang paling penting diperhatikan yakni pencegahan dan tanggap darurat, ke 2 hal tersebut ada pada puskesmas dan dinas kesehatan, sementara tanggap darurat hanya ada pada rumah sakit, menurutnya kerjasama lintas sektoral dengan TNI dan Polri sangat diperlukan, karena mereka juga punya jaringan terstruktur dan komando, sedangkan pembentukan kerjasama Lintas Sektoral lain diperlukan dalam kondisi pencegahan dengan melakukan koordinasi dengan survelans kabupaten, bila tidak dilakukan dengan surveilans kabupaten maka kerjasama lintas sektoral itu tidak akan berjalan efektif,  dan saat ini bila ada instansi lintas sektor yang bersedia melakukan pemantauan, pelacakan deteksi respon dini bersama kami itu jauh lebih bermanfaat, pungkasnya lagi.

Sementara kepala bidang P2 Surveilans Nurlaila dalam kesempatan yang sama mengatakan dia akan melakukan sosialisasi ke PKM mulai hari ini, kita harus menjalankan strategi baru pencegehan covid-19 di kabupaten tolitoli, mudah mudahan akan terlaksana dengan semestinya.rm

Previous Next

Pasien di RSU Positif Covid-19, Bupati Perintahkan Tutup Pelabuhan Leok

BUOL, alasannews.id.--

Satu pasien virus corona (COVID-19) di Kabupaten Buol dinyatakan positif. Menyikapi kondisi ini, bupati dr Amiruddin Rauf langsung menginstruksi untuk menutup Pelabuhan di Leok.

Wartawan alasannews.id di Buol menyebutkan, kabar Ada warga positif covid-19 di rawat di RSU Buol langsung merebak Dan membuat warga panik dan semakin was-was.

Kepastian adanya pasien siperoleh melalui Pernyataan yang disampaikan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buol dr. Maryati Ismail. Mars, Selasa (31/3/2020).

"Iya pak, satu orang dinyatakan positif berdasarkan hasil rapid test yang dilakukan," katanya. 

 

Pasien berjenis kelamin perempuan ini diduga berasal dari Kota Tarakan, Kalimantan Utara dan berada di rumah sakit Kabupaten Buol sejak tanggal 29 Maret 2020. "Pasien ini baru masuk rumah sakit tanggal 29 malam dan hari ini akan di rujuk ke RSUD Mokopido Tolitoli," tambahnya.

"Ini kan baru hasil rapid test dan kami masih menunggu hasil lab yang dikirim ke Tolitoli untuk dilanjutkan ke laboratorium Balitbangkes ," tuturnya kepada media.SEP/puan

Pasien di RSU Positif Covid-19, Bupati Perintahkan Tutup Pelabuhan Leok

Kasus Covid-19 di Sulteng Hari Ini Satu Meninggal

PALU--alasannews.id,--

Kasus Covid 19 di Sulawesi Tengah, Hari ini atau Minggu 29/3/2020) dini Hari satu pasien PDP di RSU Anutapura Palu Meninggal dunia. 

Direktur Utama RSU Anutapura Kota Palu, dr Herry Mulyadi, kepada alasannews.id malam ini membenarkan satu pasian Covid 19 meninggal dunia.

Pasien jenis kelamin laki-laki itu, diisolasi di Ruang khusus RSU Anuta Pura Palu sejak Lima hari Kali, kata Dirut. 

Tidak dijelaskan nama Dan alamatnya. Namun Dirut mengisyaratkan kalau pasien itu seorang PNS di Kota Palu.

Kasus Covid-19 di Sulteng Hari Ini Satu Meninggal

Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus Seribu

Jakarta - alasannews.id .-- Jumlah kasus positif virus corona COVID-19 kembali bertambah. Hingga Jumat (27/3/2020) tercatat 1.046 kasus positif, 46 sembuh, dan 87 meninggal.

"Ini menunjukkan masih ada penularan di tengah masyarakat kita," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, Jumat (27/3/2020).

Jumlah kasus positif mengalami penambahan 153 kasus menjadi 1.046. Sementara itu, jumlah pasien yang sembuh mengalami peningkatan 11 kasus menjadi 46 kasus. Kasus meninggal bertambah 9 menjadi 87.@

Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus Seribu

Tingkat Kematian Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 8,9 persen

JAKARTA, alasannews.id.--

Pemerintah mengumumkan jumlah akumulatif kasus positif virus corona COVID-19 hingga Selasa (31/3/2020) mencapai 1.528 kasus. Dengan total 136 pasien meninggal, tingkat kematian menjadi 8,9 persen.

Jumlah kasus kematian tercatat paling tinggi di DKI Jakarta sebanyak 747 kasus, Jawa Barat 198 kasus, dan Banten 142 kasus. Virus corona COVID-19 telah menjangkiti 789.092 orang di seluruh dunia.

Dengan 38.092 kematian sejauh ini, tingkat kematian secara global tercatat 4,78 persen. Italia, salah satu episentrum COVID-19 di Eropa, mencatatkan total 101/739 kasus dengan 11.581 kematian.

Tingkat kematian ada di angka 11,38, salah satu yang tertinggi di dunia. Spanyol yang juga mencatatkan jumlah kematian tertinggi mencatatkan rasio kematian sebesar 8,78 persen. Total kasus secara akumulatif tercatat 87.956 kasus dengan 7.716 kematian.dtk/puan

Tingkat Kematian Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 8,9 persen

Covid-19 di Indonesia 114 Meninggal, 1.285 Positif

Jakarta - alasannews.id .-- Jumlah kasus positif virus corona COVID-19 di Indonesia kembali bertambah. Hingga Minggu (29/3/2020) tercatat 1.285 kasus positif, 64 sembuh, dan 114 meninggal dunia. "Kita sudah memeriksa 6.500 spesimen," kata juru bicara pemerintah untuk penanangan virus corona, COVID-19, Minggu (29/3/2020). Baca juga: Ilmuwan Prediksi Puncak Wabah Corona di Indonesia Terjadi di April Yuri mengatakan, ada penambahan kasus positif sebanyak 130 kasus sehingga secara akumulatif angkanya menjadi 1.285. Pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 5 kasus menajadi 64. Pasien yang meninggal dunia bertambah 12 menjadi 114.

Covid-19 di Indonesia 114 Meninggal, 1.285 Positif

Kasus Covid-19 Pertama di Sulteng Dirawat RS Undata Palu

Alasannews.id.--

Kasus positif virus corona COVID-19 di Indonesia hari ini menjadi 893 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 78 di antaranya meninggal dunia sementara 35 orang lain dinyatakan sembuh.

Sementara dari Palu, Sulawesi Tengah Dilaporkan dari 18 PDP dilaporkan satu menjadi positif terinveksi Covid-19 serta empat (4) negatif kini sedang menjalani perawatan di RS Undata Palu. Ini merupakan kasus Pertama di Sulteng. 

Siaran pers pemerintah hari Kamis (26/3/2020) menyebutkan, jumlah kasus meninggal bertambah sebanyak 20 kasus. "Angka kematian ada penambahan 20 kasus. Sehingga totalnya ada 78 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Kamis (26/3/2020).

Dengan data tersebut artinya tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) virus corona di Indonesia saat ini ada di angka 8,73 persen. Terjadi kenaikan dari hari Rabu kemarin yang mencapai 7,34 persen. 

Data yang dihimpun oleh Research Center Johns Hopkins University menunjukkan rata-rata CFR wabah corona di dunia saat ini ada di angka 4,5 persen. Spanyol kini menjadi sorotan karena jumlah kasus pasien yang meninggal mulai meningkat tajam menyalip China. Dari 49.515 kasus di Spanyol, sebanyak 3.647 pasien meninggal dunia dan 5.367 pasien sembuh.puan Sebagai perbandingan China memiliki CFR corona 4,01 persen, Italia 9,86 persen, dan Spanyol 6,80 persen.dtk.com/puan

Kasus Covid-19 Pertama di Sulteng Dirawat RS Undata Palu

Terbata-bata Bupati Tolitoli Beri Laporan Covid-19 ke Gubernur Sulteng

TOLITOLI, alasannews.id.--

Progres upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di seluruh Kabupaten dan Kota se-Provinsi Sulawesi Tengah, dilaporkan oleh seluruh Bupati dan Walikota kepada Gubernur Sulawesi Tengah Drs. Hi. Longki Djanggola, M.Si melalui teleconfrence yang digelar pada selasa siang (31/3).

Pada kesempatan itu, Bupati Tolitoli Hi. Moh. Saleh Bantilan, SH.,MH melaporkan beberapa upaya antisipasi yang telah dilakukan di antaranya penerapan social distancing serta penutupan jalur masuk ke wilayah Kabupaten Tolitoli.

Bupati Tolitoli Hi. Moh. Saleh Bantilan, SH.,MH mengatakan tidak ada cara lain untuk mencegah masuknya wabah Covid-19 ini kecuali dengan menutup jalur masuk.

"Ini saya lakukan demi menjaga masyarakat saya, saya tidak ingin ada warga saya yang terinfeksi", kata Bupati dengan suara yang sedikit terbata-bata.

Bupati juga melaporkan, meskipun jalur masuk ditutup untuk sementara, namun saat ini aktivitas warga khususnya aktivitas perekonomian tetap berjalan seperti biasa dan selalu dianjurkan untuk menjaga jarak serta tetap melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat.

Kepada Gubernur, Bupati menyampaikan dukungannya atas kebijakan yang diambil untuk membatasi pergerakan orang ke Wilayah Sulawesi Tengah. Turut mendampingi Bupati, Kapolres Tolitoli AKBP Hendro Purwoko, S.IK, Dandim 1305 Buol Tolitoli Letkol (Inf) Gunnarto, SH, Dan Lanal Tolitoli Letkol Laut (P) Bayu Dwi Wicaksono, M.Ter (Hanla), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Nur Alam, ST, Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Tolitoli Syahril Abdullah, SH, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Tolitoli Arham A. Jacub, SH serta sejumlah wartawan dari media cetak, elektronik dan media online. (Bagian Prokopim Setdakab Tolitoli)

Terbata-bata Bupati Tolitoli Beri Laporan Covid-19 ke Gubernur Sulteng

Kasus Kedua Positif Covid 19 di Sulteng, Anggota DPRD 

PALU, alasannews.id.-- Satgas Covid 19 Sulawesi Tengah, Hari ini Sabtu 28 Maret merilis kasus Covid 19 bertambah satu dari Kota Palu. Dilihat dari data, jumlah positif covid-19 Sulteng menjadi dua (2).  Yang Mengejutkan, kasus Positif yang diumumkan Hari ini adalah anggotan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah. Dia terpapar Corona setelah usai melakukan perjalanan dari Jakarta. Ia dirawat di RSU Anutapura Palu.

 Kasus Kedua Positif Covid 19 di Sulteng,  Anggota DPRD 

Pangeran Charles Positif Terinveksi Corona

JAKARTA--alasannews.id,- 

Keluarga kerajaan Inggris tak kebal dari virus Corona. Clarence House mengonfirmasi Pangeran Charles positif terinfeksi Corona. Kabar yang diumumkan oleh Clarence House dirilis baru saja.

Pangeran Charles yang kini berusia 71 tahun didiagnosa mengidap COVID-19 setelah mengalami gejala ringan.

Kondisi kesehatannya pun tak sehat selama belakangan ini. Pangeran Charles juga telah mengisolasi diri di Skotlandia bersama Duchess of Cornwall yang hasilnya negatif COVID-19.

"Pangeran Charles terbukti positif terpapar virus Corona," tulis pernyataan Clarence House, dilansir dari berbagai sumber, Rabu (25/3/2020).

"Sesuai dengan saran pemerintah dan medis, Pangeran Charles dan Duchess sekarang melakukan karantina diri di sebuh rumah di Skotlandia," sambung pernyataan Clarence House.

Di Inggris, angka kematian karena Corona meningkat tajam. Ada 6.650 kasus positif Corona.

Pangeran Charles Positif Terinveksi Corona

Please insert your API key for mailchimp.

Image

Download Our Mobile App

Image
Image