Dampak Dari Pemberlakuan PSBB, Seorang Pedagang Sayuran Mengamuk”

Dampak Dari Pemberlakuan PSBB, Seorang Pedagang Sayuran Mengamuk”

 

Gorontalo, alasannews.id.---- Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau yang bisa di sebut PSBB Di Provinsi Gorontalo menuai banyak Kritik dari Kalangan Masyarakat Kelas Menengah Kebawah, Mulai dari Para Nelayan yang kehilangan mata pencaharian, Pedagang yang kehilangan tempat jualan, Abang Bentor yang kehilangan Pendapatan, Warga yang sudah tidak bisa keluar masuk perbatasan meskipun datang untuk berkabung pada keluarganya sendiri.

Sementara itu di susul dengan Banyaknya keluhan Masyarakat yang belum mendapat bantuan dan santunan dari Pihak Pemerintah. Di lansir dari beberapa kejadian di Kota Gorontalo Hari Kamis 7 Mei 2020 di mana hari tersebut adalah hari pertama penindakan atas Pelanggaran PSBB yang di lakukan oleh Masyarakat .

. Salah seorang pedagang pasar mingguan yang marah kepada Petugas SATPOL PP karena ingin memindahkan dan mengamankan hasil jualannya. Seorang ibu yang bernama ibu Wati ini di ketahui adalah Pedagang yang menjual sayur-sayuran, Ia (Wati) mengamuk kepada Aparat yang bertugas.

Ibu Wati tersebut menilai bahwa tindakan yang di lakukan oleh aparat berbeda dengan aturan yang tertuang dalam PERGUB Nomor 15 Tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Provinsi Gorontalo.

. Perlu di ketahui dalam aturan PSBB bahwa pasar mingguan di gantikan dengan pasar harian, waktunya pun di batasi hanya dari jam 6 pagi s/d jam 5 sore. Menanggapi hal tersebut, Eladona Oktamina Sidiki selaku Camat Kota Timur mengatakan, pihaknya tidak melarang untuk berjualan. 

Sesuai Pergub bahwa untuk sementara pasar mingguan di larangan, dan untuk pasar harian juga sudah ditentukan spot pasar harian, seperti di Pasar Sentral, Pasar Dungingi serta Pasar Liluwo,” jelas Eladona. Terkait ibu yang mengamuk, pihaknya hanya memberikan edukasi serta mengarahkan untuk menjual barang dagangannya di pasar harian yang telah di tentukan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Gorontalo.

Penulis : Vidya

Editor: puan

Author’s Posts