All Stories

Polres Sergai Ungkap Pelaku Komplotan Spesialis Pencuri Sapi

SERGAI, alasannews.id.-- Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Satreskrim Polres Serdang bedagai ungkap jaringan komplotan spesialis pencuri ternak sapi di wilayah Kecamatan Seirampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Adapun para komplotan yang di bekuk yakni Suprianto alias Anto Banjar(37), warga Dusun III Betung, Desa Silau Rakyat, Kecamatan Seirampah, Sergai. Abdul Rahim alias Rahim(38) warga Dusun IX rambung merah, Desa Sinah Kasih, Kecamatan Seirampah, Sergai, Amir Husin alias Amir(46) warga Dusun IV, Desa Silau Rakyat, Kecamatan Seirampah, Sergai. Ketiganya di tangkap pada hari Selasa(24/3/2020). 

Dua Tersangka yang ditetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni Sodikin alias Dikin (40) warga Dusun VII Blok 9 Desa Silau Rakyat, dan Bembeng(42) merupakan agen lembu warga payalombang belum berhasil ditangkap. Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH,M.Hum didampingi Kabag Ops Kompol Sofyan SH, Kasat Reskrim Pandu Winata SH, SIK,MH, Kanit Idik I Ipda I Made Dwi Krisnanda Strk, Kasubag Humas Ipda Zulfan Ahmadi SH, dalam keterangan press release di Mako Polres Sergai, Jumat (27/3/2020) sekira pukul 16:30WIB.

Bahwa terungkap kasus pencurian hewan ternak sapi tentang adanya laporan polisi LP/110/III/2020/SU/RES SERGAI atas nama Suyoto(40) warga Dusun VII, Kp Banten, Desa Silau Rakyat, Kecamatan Seirampah, Sergai. Kejadian pada tanggal 21 maret 2020 sekira pukul 02:30WIB. "Awalnya korban mendengar suara berisik dari kandang lembu yang berjarak satu meter, saat dilihat 3 ekor lembu sudah dalam keadaan terikat lebernya.

Kemudian korban bersama masyarakat kembali mengecek kandang lembu dan ternayata satu ekor lembu tidak berada didalam. Selanjutnya korban bersama masyarakat melakukan pencarian kearah perkebunan sinah kasih dan ternyata satu ekor lembu kembali arah pulang dan mencari para pelaku namun tidak berhasil ditemukan.

Selanjutnya dilakukan penyisiran ditemukan barang-barang milik pelaku berupa tali tambang,Handphone merk samsung, jaket warna biru dan sepasang sandal, tang jepit, sarung pisau. Sehingga korban membuat laporan ke Polres Sergai"kata Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang. Hasil penyelidikan akhirnya tersangka berhasil ditangkap yakni Suprianto alias Anto Banjar(37) bersama Amir Husin alias Amir(46), keduanya tertangkap pada hari Selasa(24/3/2020).

Bahkan Dalam aksinya keduanya berjumlah empat orang, namun dua tersangka atas nama Sodikin alias Dikin (40) warga Dusun VII Blok 9 Desa Silau Rakyat, dan Bembeng(42) merupakan agen lembu warga payalombang belum berhasil ditangkap dan sudah Daftar pencarian orang(DPO),"ungkapnya.

Bahkan salah satu tersangka Suprianto alias Anto Banjar juga merupakan Tersangka dalam laporan polisi pada tahun 2019 dengan kasus yang sama sesuai LP/34/XI/YAN.2.6/2019/RU/RES SERGAI/SEK FIRDAUS atas laporan korban bernama Sumarni(45) warga Dusun IX Desa Sinah Kasih, Kecamatan Seirampah, Sergai. 

Anto Banjar melakukan pencurian hewan ternak lembu pada hari Senin tanggal 25 November 2019 sekitar pukul 06:00WIB. Bersama tersangka Abdul Rahim alias Rahim(38). Sedangkan Tersangka Bembeng (DPO) belum berhasil ditangkap,"ungkap Mantan Kapolres Batubara.

Bahkan Para tersangka merupakan Jaringan Komplotan Spesialis Pencuri Sapi (lembu-red) yang berperan bersama-sama ada sebagai pengambi ataupun mengiring khususnya di wilayah Kecamatan Seirampah. Bahkan ketiga tersangka Suprianto alias Anto Banjar dan Abdul Rahim alias Rahim, Sodikin alias Dikin(DPO) adalah merupakan karyawan perkebunan Sinah Kasih. Atas perbuatannya, ketiga tersangka dikenakan pasal 363 ayat 1 angka 1e,3e,4e dari KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun penjara",Tegas Kapolres Sergai AKBP Robin. (RH)

Polres Sergai Ungkap Pelaku Komplotan Spesialis Pencuri Sapi

Polres Tanjung Balai Kini Tangani Tersangka Pengedar Shabu dari Polsek Teluk Nibung

TANJUNGBALAI--alasannews.id,--Polres Tanjung Balai menerima limpahan kasus dari Polsek Teluk Nibung dan Kompi 3/B Sat Brimob Polda Sumut yang telah mengamankan 1 tersangka kasus Narkotika jenis Shabu.

Kapolres Tanjung Balai AKBP putu Yudha Prawira Saat dikonfirmasi melalui telepon Seluler, Rabu (25/03/2020) Jam 23.00 Wib membenarkan bahwa Tim Sat Narkoba Polres Tanjung Balai telah limpahan 1 tersangka pengedar Narkoba Ismed Alias Is (43) thn warga Jln.Pancing Kel. Perjuangan Kec. Tanjung Balai Kota Tanjung Balai. 

Penangkapan berdasarjan informasi dari masyarakat yang layak dipercaya yang mengatakan bahwa ada 1 (satu) orang laki-laki memiliki narkotika jenis shabu di sebuah rumah di Jln. Pancing Kel. Perjuangan Kec. Teluk Nibung Kota Tanjung Balai. Atas informasi tersebut Personil Polsek Teluk Nibung dan personil Kompi 3/B Sat Brimob Polda Sumut melakukan penyelidikan.

Setelah dilakukan penyelidikan maka personil langsung mendatangi ke Lokasi dan menemukan 1 seseorang laki-laki yang ciri-ciri sesuai dengan yang diinformasikan sedang berada di dalam rumah.

Selanjutnya Sat Reskrim Narkoba melihat tersangka dan petugas langsung melakukan penangkapan tersangka yang sedang duduk di atas lantai rumah dan tidak jauh dari duduk tersangka petugas menemukan 6 bungkus plastik klip kecil transparan diduga berisi narkotika jenis shabu yang terbungkus dalam 1 helai tissue warna putih.

Kemudian Satresnarkoba langsung melakukan menginterogasi terhadap tersangka dan atas pengakuan tersangka pengedar Narkoba membenarkan bahwa barang bukti yang diamankan petugas adalah benar miliknya. 

Barangbukti dan di bawa ke kantor guna pemeriksaan lebih lanjut dan tersangka Ismed telah melanggar Undang Undang No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Pasal 114 Ayat 1 SUBS Pasal 112 Ayat 1 dengan Ancaman Hukuman Minimal 5 Tahun dan Maksimal 20 Tahun Pemjara. (RH)

Polres Tanjung Balai Kini Tangani Tersangka Pengedar Shabu dari Polsek Teluk Nibung

Pengedar Sabu Asal Kampung Banten Ditangkap Tekab Polsek Perbaungan

SERGAI--Alasannews.id |

Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Perbaungan Polres Sergai berhasil meringkus terduga pengedar sabu saat sedang asyik menunggu pembeli dirumah milik warga.

Akibatnya pria yang sehari hari sebagai kuli bangunan akhirnya langsung Di gelandang Mako Polsek Perbaungan. Pengedar sabu tersebut bernama Supriadi Ari Wibowo Lubis alias Ari (29) warga jalan Deli Kampung Banten, Kecamatan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Sergai.

Ditangkap saat sedang menunggu pembeli di rumah milik warga, Jumat(20/3/2020) sekira pukul 16:00WIB. Dari pelaku, polisi menyita barang bukti satu bungkus kotak rokok yang didalamnya berisikan 3 paket sabu dengan berat brutto 1,26 gram.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum kepada awak media, Selasa (24/3/2020) mengatakan penangkapan pelaku menindaklanjuti informasi masyarakat tentang adanya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah jalan Deli Kampung Banten, Kecamatan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Sergai. Atas laporan masyarakat, team bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan sesuai informasi tersebut. Kemudian team melihat pelaku sedang berada didalam rumah milik warga saat sedang berdiri menunggu pembeli narkotika jenis sabu.

"Tersangka SAW alias Ari ditangkap di rumah warga saat sedang berdiri menunggu pembeli sabu,"kata Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, Mhum Dari hasil penangkapan pelaku SAW alias Ari dilokasi ditemukan dua orang pelaku yakni RSM alias Zon(43) dan PN alias Dedek(23) IRT keduanya warga lingkungan Banten, Kelurahan Simpang Tiga Pekan Kecamatan Perbaungan, Sergai. Namun hasil pemeriksaan kedua pelaku tersebut tidak ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu. Karna saat dilakukan penangkapan kedua tidak mengetahui SAW alias Ari membawa sabu didalam kotak rokok,"ungkap Mantan Kapolres Batubara.

Hasil pemeriksaan Duda tidak memiliki anak ini, SAW alias Ari mengaku baru menjalani jual sabu masih dua minggu dan memperoleh sabu dari pelaku wak AK warga bingkat. Dimana perdua hari sekali pelaku membeli sabu seberat 2 gram. Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan terhadap Wak AK namun belum berhasil diamankan. "Saat ini tersangka dan barang bukti sudah di amankan dan dilimpahkan ke Sat Narkoba Polres Sergai untuk proses hukum lebih lanjut dan dikenakan pasal 114 (1) Subs pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Natkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama dua puluh tahun,"tandas Kapolres Sergai AKBP R. Simatupang (RH)

Pengedar Sabu Asal Kampung Banten Ditangkap Tekab Polsek Perbaungan

Ancaman Pidana Berbeda, Polres Tolitoli Tahan Enam Pencuri Sapi dan Penadah

TOLITOLI--AlasanNews.id 

Komplotan pencuri Sapi yang selama ini meresahkan warga di Desa Ogotua Dampal Utara, Tolitoli akhirnya terkuak. Menyusul, aparat kepolisian Polres Tolitoli menangkap Enam (6) terduga pelakunya.

Plh Kasat Reskrim Polres Tolitoli, AKP Felix A Sahudale SH kepada pers, Senin (23/3) di Mapolres Tolitoli menyatakan, ke enam orang komplotan pencuri sapi di Tolitoli (Sulteng) salah seorang perna menjabat sebagai Kepala desa di Ogotua dan satu orang lagi adalah Sebagai pembeli (Penadah) sapi curian.

“Ada Mantan Kades Ogotua ikut dalam aksi komplotan ini, dan satu orang sebagai pembeli (Penadah), mereka diancaman hukuman berbeda dengan yang lain 7 tahun penjara, sedangkan pembeli (Penadah) Sapi curian A.A ancaman hukumannya 11 Tahun penjara,” Kata Felix A. Saudale, SH. 

Dikatakan berawal dari seorang laki laki KL yang saat itu sedang membersihkan kebunnya, kemudian KP menelfon KL, untuk memintanya pulang dari kebun, dan menyampaikan kalau ada sapi sudah didalam.

Setelah itu, KL menjawab telepon dari KP “Iya sebentar saya Turun”, tidak lama kemudian KL menuju kerumah K.P, dan meminta KL untuk memanggil Y.S, dan menyampaikan ke YS Bahwa YS dipanggil sama Aji (KP), setelah dari rumah YS, KL menuju kerumah M.F dan dirumah M.F sudah ada K.P yang sedang menunggu, Kemudian KL mengambil tali didalam Rumah M.F, sambil menunggu Y.S.

Ditempat terpisah A.A seorang pembeli (Penadah) datang bersama S.J dengan mengunakan mobil, Kemudian KL Bersama YS pergi memasang Jerat (Tado) Dilokasi kebun milik K.P, Saat sedang memasang jerat datang seorang lakilaki A.S untuk membantu memasang Jerat sebanyak 14 Buah, dan setelah memasang Jerat, ketiga tersangka Kembali kerumah MF, dan bertemu dengan AA, SJ dan KP sambil makan bersama.

Kasat Reskrim Felux menambahkan, Usai makan malam Kl,YS, AS,Dan AA, Mulai mengiring sapi ke jerat (Tado) Yang telah mereka pasang, sedangkan SJ sedang mempersiapkan mobil ditempat yang telah ditentukan.

‘Keempat tersangka terus mengiring sapi kejerat, sebanyak 3 Ekor sapi terjerat dijerat yang mereka pasang, dan langsung mengikat semua kaki sapi tersebut, selanjutnya keempat Tersangka langsung mengangkat sapi tersebut kemobil yang sudah disiapkan, untuk dibawa kedesa Abbajareng dirumah AA untuk disimpan dan akan dijual kembali. Usai melancarkan aksinya AA dan SJ kembali ketempat kejadian dengan membawa 2 krat bir, sebagai panjar dari pembelian 3 Ekor sapi seharga Rp 10jt. #@ai

Ancaman Pidana Berbeda, Polres Tolitoli Tahan Enam Pencuri Sapi dan Penadah

Lagi Paketin Shabu, Pedagang Es Sei Rampah Ditangkap Tekab Polsek Firdaus

SERGAI--alasannews.id,--

Ispan Johanda Saragih alias Johan (31) Pedagang Es menetap di Dusun I gang kancil, Desa Sei Rampah, Kec. Sei Rampah, Kab. Serdang Bedagai diringkus Team Anti Bandit (Tekab) Polsek Firdaus dirumahnya. Duda anak satu tersebut ditangkap Polisi saat sedang memaketi narkotika jenis sabu di dalam kamarnya, Senin (23/03/2020) sekira pukul 23.00 WIB.

Dari penangkapan tersebut Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1 (satu) lembat plastik klip transparan ukuran sedang berisikan butiran kristal diduga shabu,3 (tiga) lembat plastik klip transparan ukuran kecil berisikan butiran kristal di duga shabu dengan total berat seluruhnya 0,91 (Gram),1 (satu) bal plastik transparan ukuran kecil kosong,1 (satu) unit timbangan elektrik,1 (satu) buah pipet yang ujungnya runcing/ skop,1 (satu) unit hand phone merk LAVA warna hitam, 1 (satu) buah mancis dan Uang Tunai Rp.85.000 ribu Rupiah.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang,S.H,M.hum mengatakan kepada awak media Rabu (25/3/2020) Penangkapan tersangka Johan berdasarkan laporan dari masyarakat yang resah atas prilaku tersangka yang kerap melakukan transaksi narkoba jenis sabu kepada warga.

“atas laporan tersebut kita tindak lanjuti dengan bersama Perangkat Desa Sei Rampah kita lakukan penggerebekan ke rumah pelaku dan berhasil meringkus pelaku bersama barang bukti Narkoba,” kata Kapolres.

Masih dikatakan Kapolres, Kepada Petugas tersangka Johan yang seharinya sebagai penjual ES Batu ini mengaku sudah 1 bulan lamanya mengedarkan narkoba jenis sabu kepada masyarakat sekitar.

“pengakuan Pelaku sudah satu bulan mengedarkan sabu, ia mendapat sabu dari tersangka TP warga Sei Rampah,saat kita lakukan pengembangan pelaku TP tidak berada dirumahnya,”ungkap Kapolres Saat ini pelaku bersama barang bukti sudah dilimpahkan ke Sat Narkoba Polres Serdang bedagai untuk proses hukum selanjutnya, pelaku kita kenakan pasal 114 ayat (1) Subs pasal 112 ayat (1)UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Natkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama dua puluh tahun,"tutup Kapolres Sergai AKBP R. Simatupang.(RH)

Lagi Paketin Shabu, Pedagang Es Sei Rampah Ditangkap Tekab Polsek Firdaus

Nasib Sial Tukang Bangunan, Bisnis Sabu Kandas di Tangan Polisi

ALASANNEWS.id--Hasan Basri alias Basri(42)warga Kampung Banten, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) harus mendekam dibalik jeruji besi Mapolres Serdang Bedagai, Pasalnya pria sehari-harinya sebagai kuli bangunan ini ditangkap saat menjual Sabu kepada Polisi dilokasi pinggiran Rel kereta Api Kampung Banten,Senin (23/03/2020) sekira pukul 18.00 WIB.

Dari hasil Penangkapan tersebut Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 paket sabu dengan berat 0,40 Gram dan Uang tunai Rp. 39 ribu dari tangan Pelaku.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang,S.H,M.Hum mengatakan kepada media Selasa (24/3/2020), Bahwa penangkapan pelaku Basri berdasarkan laporan dari masyarakat tentang aktifitas pelaku yang sering menjual belikan Narkoba jenis sabu kepada masyarakat.

Dari laporan tersebut Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan Under cover Buy dengan memesan paket sabu kepada tersangka. “dari laporan masyarakat kita tindaklanjuti lakukan penyelidikan dan Under Cover Buy untuk pesanan Paket Sabu tersangka pun berhasil kami tangkap bersama barang bukti 3 paket Sabu,” Ungkap Kapolres.

Masih dijelaskan kapolres, kepada Petugas bapak tiga anak tersebut sudah 4 bulan lamanya menjalani Profesi sebagai pengedar sabu dan mendapat pasokan sabu dari AR warga Kampung Banten, serta selalu melakukan transaksi ditempat berbeda-beda kepada para pelanggannya.

“jadi pelaku ini sudah 4 bulan sebagai pengedar sabu,ia melakukan transaksi di tempat berbeda-beda kepada pelanggannya, saat dilakukan pengembangan di rumah Pemasok Sabu, Pelaku AR tidak ditemukan dirumahnya,”Kata Kapolres. Tersangka bersama barang bukti sudah diamankan ke Sat Narkoba Polres Sergai untuk proses hukum selanjutnya, tersangka dikenakan pasal 114 (1) subs pasal 112 ayat(1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama Dua Puluh Tahun Penjara,”Tandas Kapolres (RH)

Nasib Sial Tukang Bangunan, Bisnis Sabu Kandas di Tangan Polisi

Melawan, Polisi Terpaksa Dor Bandar Sabu di Dapur Kopral

SERGAI-ALASANNEWS.id

Akibat berusaha melarikan diri dan melawan petugas saat dilakukan pengembangan seorang bandar sabu asal cilawan kecamatan Pantai Cermin ditembak Team Khusus Anti Bandit (TEKAB) Polsek Perbaungan Polres Sergai. 

Pengedar sabu tersebut bernama Edi Suwito alias Benjol(36)warga Dusun IX Desa Cilawan, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai. Ditangkap sebuah dapur milik Kopral di Dusun VIII Desa Cilawan, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai, Jumat (20/3/2020) sekira pukul 23:00WIB.

Hasil penangkapan, Polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 kotak rokok merk Magnum berisikan 1 lembar plastik klip transparan ukuran besar diduga berisi sabu seberat 9,78 gram, 1 lembar plastik klip transparan ukuran sedang diduga berisikan sabu dengan berat 0,55 gram total seluruhnya 10,23 gram dan 1 pipet atau skop, 3 bal plastik klip transparan sedang, 1 bal plastik klip transparan kecil, 1 unit HP merk Nokia. 

 Kapolres AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum kepada awak media, Minggu (22/3/2020) mengatakan penangkapan tersangka menindaklanjuti informasi dari masyarakat tentang peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Desa Cilawan, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai.

Atasinformasi tersebut, Petugas melakukan penyelidikan di seputaran rumah pelaku dan untuk mengatur strategi, setelah melihat pelaku berada didalam rumah seorang warga diketahui bernama Kopral tim langsung menerobos rumah tersebut "Pelaku ditangkap saat berada di dapur rumah kopral menunggu pembeli dan sambil mengecak sabu atau memisah-misahkan sabu dari bungkusan besar menjadi paket kecil-kecil,"kata Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang.

Hasilintrogasi pelaku Edi Suwito alias Benjol mengaku barang haram tersebut di peroleh dari seseorang bernama Karim warga Pagar Merbau Deli Serdang. Bahkan pelaku baru memperoleh sabu tersebut pada hari Kamis tanggal 19 Maret 2020 sekira pukul 17.00 WIB dengan harga Rp1.700.000,'. Dimana bapak dua anak ini mengaku Menjual sabu sudah 9 bulan sejak Juni 2019.

Kemudian dilakukan pengembangan kerumah Karim di Pagar Merbau, saat diperjalanan Pelaku Benjol berusaha melarikan diri dan melawan sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku dan mengenai kaki sebelah kiri.

"Pelaku sudah 9 bulan menjadi seorang bandar sabu dan dikarenakan berusaha melarikan diri dan melawan petugas saay dilakukan pengembangan Tekap Polsek Perbaunhan melakuka tindakan tegas dan terukur mengenai kaki kiri pelaku Benjol" Tegas mantan Kapolres Batubara "Saat ini tersangka dan barang bukti sudah di amankan dan dilimpahkan ke Sat Narkoba Polres Sergai untuk proses hukum lebih lanjut dan dikenakan pasal 114 (2) Subs pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Natkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama seumur hidup,"tandas Kapolres Sergai AKBP R. Simatupang. (RH)

 Melawan, Polisi Terpaksa Dor Bandar Sabu di Dapur Kopral

Serse Narkoba Tolitoli Tangkap Warga Usman Binol, Barang Bukti 26,51 G Sabu

TOLITOLI--AlasanNews.id

Satuan Reserse Narkoba Polres Tolitoli, Sulawesi Tengah kembali menghentikan perdaganha narkotika jenis sabu dari tangan seorang residivis.

Dalam keterangannya kepada awak Media di Tolitoli, Kasat Narkoba Polres Tolitoli, AKP Kinsale mengungkapkan, timnya bergerak pada pagi hari sekitar pukul 08:30 di jalan Usman Binol Kel. Baru Baolan tanggal 19/3/2020 membuahkan hasil menangkal WG (40) berikuti sabu seberat 26,51 G.

Dari pengungkapan itu, barang bukti narkotika jenis sabu seberat 26,51 gram berhasil diamankan dari bandar sabu yaitu WG (40), jelas Kasat Kinsale.

Kasat Narkoba Polres AKP S Kinsale saat konferensi pers mengatakan WG merupakan seorang residivis.

“Tersangka merupakan DPO. Dia bandar,” papar Kasat Narkoba Polres Tolitoli.

Saat ini, pelaku sudah diamankan dan ditetapkan tersangka dengan Pasal yang dipersangkakan yaitu Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI Nomor: 35 Tahun 2009, dipidana dengan pidana seumur hidup atau penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.@tribratanews (sa)

Serse Narkoba Tolitoli Tangkap Warga Usman Binol, Barang Bukti 26,51 G Sabu

Polsek Teluk Mengkudu Ciduk Pemain Sabu

SERGAI--ALASANNEWS.id

Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Teluk Mengkudu Polres Sergai berhasil meringkus Bandar sabu SL alias Dobo (42) warga Dusun V Desa Pematang Pelintahan Kecamatan Sei Rampah, Sergai.

Ditangkap di kediaman pada Kamis(19/3/2020) sekitar pukul 17:30 WIB. Dari penangkapan pelaku SL alias Dobo, Tekab Polsek Teluk Mengkudu menyita 1 botol yang berisikan 2 lembar plastik klip transparan ukuran sedang yang diduga berisikan sabu, 6 lembar plastik klip transparan ukuran kecil yang diduga berisikan shabu, 4 lembar plastik klip transparan ukuran sedang kosong dan 1 pipet yang ujungnya sudah diruncingkan dan 1 unit HP MITO warna hitam.

Sebelumnya polisi telah mengamankan AWS alias Pendol (24) warga Darul Aman Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk mengkudu, sergai dirumahnya namun tidak ditemukan barang bukti Narkoba pada saat dilakukan penggeledahan, polisi hanya mengamankan 1 mangkok plastik yang berisikan 2 pipet yang sudah dibengkokkan, 1 tutup botol yang sudah dilobangi, 1 pipet yang ujungnya sudah diruncingkan, 1 mancis, 1 lembar plastik transparan ukuran kecil kosong, 1 dot karet, 1 jarum dan 1unit Hp merk Hammer warna putih Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum kepada awak media, Sabtu (21/3/2020) mengatakan awal penangkapan bermula dari penangkapan AWS alias pendol dan dikembangkan kepada pelaku SL alias DOBO.

"Tersangka AWS alias Pendol ditangkap saat berada di kediamanya. Hasil pengeledahan petugas tidak menemukan barang bukti narkotika jenis sabu,"kata Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang. Hasil introgasi terhadapnya, Pelaku AWS alias Pendol mengaku bahwa dirinya pernah memesan sabu dari saudara SL alias Dobo di Dusun IV Desa Pematang Pelintahan Kecamatan Sei Rampah, Sergai. Selanjutnya tim bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan, setiba dilokasi tim melakukan penangkapan terhadap pelaku SL alias Dobo dikediaman. "Hasil pengeledahan dikediamanya, petugas menemukan 1 botol yang berisikan 2 lembar plastik klip transparan ukuran sedang yang diduga berisikan sabu, 6 lembar plastik klip transparan ukuran kecil yang diduga berisikan shabu, 4 lembar plastik klip transparan ukuran sedang kosong dan 1 pipet yang ujungnya sudah diruncingkan dan 1 unit HP MITO warna hitam. Atas perbuatannya, tersangka dan barang bukti sudah dilimpahkan oleh Polsek Teluk Mengkudu ke Sat Narkoba Polres Sergai guna proses hukum lebih lanjut dan dikenakan pasal 114 (1) Subs pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Natkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun penjara,"tandas Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang. (RH)

Polsek Teluk Mengkudu Ciduk Pemain Sabu

Please insert your API key for mailchimp.

Image

Download Our Mobile App

Image
Image